Pakar Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar (Foto: Arya/Fajar)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dosen, akademikus, dan pakar hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar menyorot tajam soal penunjukkan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru.
Berdasarkan usulan dari DPR, nama Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Ini yang kemudian disorot tajam oleh Zainal Arifin Mochtar.
Lewat unggahan di akun media sosial Threads pribadinya, ia bahkan menyebut MK ada sasaran empuk untuk dirusak.
Salah satu langkah untuk merusak MK menurutnya adalah dengan cara-cara seperti ini.
“Di dalam pidato pengukuhan saya, MK adalah sasaran empuk untuk semakin dirusak independensinya,” tulisnya dikutip Selasa (27/1/2026).
“Bayangkan, untuk pengganti prof Arief, kala itu sudah disepakati penggantinya Innocentius,” ujarnya.
Ia pun merasa bingung soal Innocentius yang dibatalkan dan dipilihlah sosok Adies Kadir.
Zainal Arifin pun punya dugaan tersendiri soal rencana yang coba dijalankan oleh DPR.
“Entah apa yang terjadi, Innocentius dicancel, masuklah orang satu ini. Masih ingat gak?,” paparnya.
“Entah apa yang mau dimainkan oleh DPR. Tapi bisik-bisiknya adalah ini soal makin mengakhiri independensi MK. Demi menguatkan konservatif otoritarianisme. Rusak!,” terangnya.
Diketahui, Komisi III DPR RI menyetujui Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggantikan Arief Hidayat.
Keputusan itu diambil dalam rapat Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (26/1).
Ketua Komisi III Habiburokhman mengatakan seluruh fraksi sepakat mengusulkan Adies sebagai hakim MK dari DPR.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































