Amien Rais: Banyak Jenderal Lebih Berintegritas dari Listyo Sigit

3 hours ago 4
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, kembali menguliti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Ia menegaskan, pernyataan Kapolri soal mempertahankan posisi Polri hingga “titik darah penghabisan” telah melampaui batas dan berbahaya bagi demokrasi.

Amien Rais mengaku terkejut dengan pernyataan Listyo Sigit yang menegaskan bahwa posisi Polri berada langsung di bawah Presiden merupakan format paling ideal.

Dikatakan Amien Rais, sikap tersebut disampaikan Listyo Sigit dengan nada menantang kritik publik.

“Ada pernyataan Listyo Sigit Prabowo yang mengejutkan buat banyak orang, termasuk saya, saya juga terkejut,” kata Amien dikutip fajar.co.id pada Selasa (3/2/2026).

Ia menyinggung ucapan Kapolri yang meminta seluruh jajaran kepolisian mempertahankan posisinya saat ini tanpa kompromi.

“Karena itu, ini kata dia persis, saya quote, saya kira itu sebagai bentuk sikap tegas," Amien Rais menuturkan.

"Saya minta seluruh jajaran laksanakan ini, perjuangkan sampai titik darah penghabisan,” tambah Amien Rais menirukan pernyataan Listyo.

Kapolri Memancing Kegusaran Publik

Lanjut Amien Rais, diksi tersebut memantik kegusaran banyak pihak dan dinilai menggunakan bahasa konflik. Ia bahkan menyebut, kritik serupa juga datang dari purnawirawan TNI.

“Nah Listyo pasti tidak menyadari bahwa omongannya yang melantur itu memancing kegusaran bagi banyak pihak," sesalnya.

"Bahkan Pak Gatot Nurmantyo, Jenderal Purnawirawan TNI berkata, bahwa bahasa Listyo itu menggunakan bahasa konflik dan berbahaya,” tegasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |