Waspada! BMKG Siagakan Sulsel Hadapi Cuaca Ekstrem Awal Februari

1 day ago 15
Cuaca ekstrem Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV mengeluarkan peringatan dini cuaca berisiko untuk wilayah Sulawesi Selatan pada 2 hingga 4 Februari 2026, menyusul potensi hujan sedang-lebat yang dapat memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota.

Dasar Peringatan dan Sistem Pemantauan

Peringatan ini, diperbarui pada 1 Februari 2026 pukul 13.00 WITA, didasarkan pada analisis prediksi berbasis dampak (Impact Based Forecast/IBF) melalui Indonesia Flood & Landslide Early Warning System (InaFLEWS). Sistem ini memetakan risiko dengan menggabungkan data prakiraan cuaca dan tingkat kerentanan suatu wilayah.

"BMKG Wilayah IV (Sulsel) mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Berisiko untuk wilayah Sulawesi Selatan berdasarkan informasi prediksi berbasis dampak (IBF) Indonesia Flood & Landslide Early Warning System (InaFLEWS)," jelas keterangan resmi BMKG Sulsel.

Wilayah Terdampak dan Tingkat Risiko

Berikut adalah daftar wilayah yang berada dalam status waspada banjir untuk periode tersebut:

  1. 2 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar.
  2. 3 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, Luwu Timur, Luwu Utara.
  3. 4 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, Luwu Utara.

Status waspada menunjukkan potensi banjir bersifat lokal dengan genangan rendah (0-0.2 meter) dan cenderung cepat surut, namun kewaspadaan tetap diperlukan terhadap hujan intensitas tinggi secara mendadak.

Imbauan untuk Masyarakat dan Pemerintah Daerah

BMKG memberikan serangkaian imbauan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem:

  • Kepada Masyarakat: Waspada saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka dan sekitar pepohonan. Disarankan untuk menjaga kebersihan drainase dan memantau informasi terbaru dari kanal resmi BMKG, seperti Aplikasi Info BMKG, media sosial @infobmkg, atau call center 196.
  • Kepada Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait: Bersiap siaga dengan menyiapkan komunikasi darurat dan memberikan arahan mengenai arus lalu lintas di zona rawan bencana. Pemantauan kondisi cuaca dan sungai secara berkala sangat dianjurkan.

Konteks dan Laporan dari Lapangan

Peringatan ini dikeluarkan setelah beberapa wilayah mengalami cuaca buruk. Salah satu warga Moncongloe, Kabupaten Maros, Irma (32), melaporkan dampak angin kencang beberapa waktu sebelumnya. "Kami sangat khawatir karena beberapa rumah di perumahan dekat rumah itu atapnya terbang," ujarnya, seraya berharap adanya kontribusi aktif dari pemerintah setempat dalam penanganan dan antisipasi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |