olympicad VIII. (Ilustrasi)
Fajar.co.id, Makassar -- Muhammadiyah Kota Makassar mengirimkan 700 pelajar terbaiknya untuk bertarung dalam Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII 2026. Ajang nasional Muhammadiyah ini bakal digelar di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada 12 hingga 14 Februari mendatang, menandai pertama kalinya event besar ini digeser dari Jawa.
Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Makassar, Aminuddin A. Tarawe, mengonfirmasi bahwa pendaftaran seluruh peserta ke panitia pusat telah rampung. "Ada 700 peserta didik siswa/siswi kita yang diutus mengikuti semua cabang lomba," ujarnya kepada fajar.co.id, Jumat (30/1/2026).
Kekuatan Besar di Balik Kontingen
Optimisme itu punya dasar yang kuat. Di kota ini, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor pendidikan jumlahnya mencapai 63 sekolah. Jaringan yang luas itu, mulai dari SD/MI hingga SMA/SMK/MA, menjadi pool bakat utama untuk menyaring para peserta. Menurut Aminuddin, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar ini, OlympicAD jauh lebih dari sekadar kompetisi biasa.
Ia melihatnya sebagai wadah penting untuk mengasah skill dan kreativitas anak didik. "Terus mensport aktif semua peserta, terus mantapkan persiapaan, siswa kita bisa juara, kami opitimis itu," harapnya penuh keyakinan.
Sejarah Baru di Timur Indonesia
Pemilihan Makassar sebagai tuan rumah bukanlah tanpa alasan. Didik Suhardi, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, menyebut langkah ini sebagai momentum strategis.
"Ini momentum membangkitkan pendidikan Muhammadiyah di kawasan tengah dan timur. OlympicAD bukan sekadar lomba, tapi ruang berbagi pengalaman dan mempererat silaturahmi,” ungkap Didik dalam sebuah kesempatan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































