Tujuh Laga Tanpa Menang, PSM Makassar Kehilangan Taji di Kandang

10 hours ago 12
Laga PSM Makassar vs Semen Padang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar masih belum mampu keluar dari tren negatif di kompetisi Super League 2025/2026. Tim berjuluk Juku Eja kini kesulitan meraih kemenangan, bahkan saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

PSM tercatat gagal menang dalam tujuh pertandingan terakhir. Dari rangkaian laga tersebut, skuad asuhan Tomas Trucha menelan lima kekalahan dan dua hasil imbang.

Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Utama

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui timnya masih memiliki persoalan besar, terutama dalam penyelesaian akhir.

“Sebagai pelatih, terkadang Anda harus berhenti kalah. Jika kalah, Anda harus berpikir mengapa dan berkomunikasi dengan pemain bagaimana cara menghentikannya,” ujar Trucha usai laga.

Ia menyebut PSM sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, namun gagal dikonversi menjadi gol.

“Seharusnya bisa dieksekusi lebih baik. Daisuke, Alex, dan Yuran punya peluang. Heading Yuran bahkan bisa jadi solusi, tapi tidak terjadi,” ungkapnya.

Statistik Bicara: PSM Kalah Dominan

Secara statistik, PSM justru kalah dominan dari tim tamu Semen Padang—sebuah ironi mengingat PSM bermain sebagai tuan rumah.

Penguasaan bola:

  • Semen Padang 68%
  • PSM Makassar 32%

Tembakan:

  • PSM: 7 tembakan (0 tepat sasaran)
  • Semen Padang: 4 tembakan (2 tepat sasaran)

Umpan sukses:

  • Semen Padang: 478 dari 531
  • PSM Makassar: 219 dari 285

Data tersebut menunjukkan PSM bukan hanya tumpul di depan, tetapi juga kesulitan menguasai permainan, bahkan di kandang sendiri.

Main Kandang Rasa Tandang

Alih-alih tampil agresif dan dominan, PSM justru terlihat tertekan. Sepanjang laga, Semen Padang lebih mengontrol tempo, sementara PSM kesulitan mengembangkan permainan.

Situasi ini membuat laga kandang PSM terasa seperti bermain di markas lawan. Tren ini juga menjelaskan mengapa PSM kini sulit meraih kemenangan, terlepas dari status tuan rumah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |