Tragedi di Hotel Malaysia: Pekerja Migran Bantaeng Tewas Diduga Dikeroyok

4 days ago 19
PMI asal Bantaeng saat dipulangkan ke tanah air. (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal kabupaten Bantaeng diduga meninggal usai mendapat kekerasan di salah satu hotel Malaysia.

Saat ini, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulsel telah memberi fasilitas pemulangan terhadap jenazah PMI tersebut.

Ketua Tim Pemulangan BP3MI Sulsel, Purworini Indah, mengatakan proses pemulangan dilakukan pada Kamis (29/1/2026) pukul 19.30 Wita.

Pemulangan itu dilakukan berdasarkan Surat Bukti Pencatatan Kematian Nomor 00032/SBPM-KCH/0126/09 tertanggal 27 Januari 2026.

PMI tersebut diketahui bernama Yammar Alimuddin, laki-laki, warga Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, dengan nomor paspor E9680042.

“Berdasarkan dokumen resmi, almarhum meninggal dunia akibat head injury due to blunt force trauma,” ujar Purworini kepada fajar.co.id, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, petugas BP3MI Sulsel terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak maskapai terkait jadwal kedatangan jenazah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Setelah tiba, petugas kemudian membantu proses pengeluaran jenazah dari terminal kargo bandara.

“Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bantaeng yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Sitti Nurbaya Syafie, untuk dipulangkan ke daerah asal,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas pemulangan BP3MI Sulsel juga menyampaikan ucapan duka cita dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, serta Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Dharma Saputra, kepada keluarga almarhum atas musibah yang terjadi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |