Persijap Jepara vs PSM Makassar. Foto: PSM Makassar
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar sedang menghadapi periode sulit di BRI Liga 1 2025/2026 setelah menelan lima kekalahan beruntun di bawah pelatih Tomas Trucha.
Kekalahan terbaru, 0-2 dari Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (24/1/2026), semakin memperburuk posisi tim di papan tengah klasemen.
Catatan Statistik dan Tekanan pada Tomas Trucha
Sejak ditunjuk menggantikan Bernardo Tavares pada 28 Oktober 2025, Tomas Trucha mencatatkan 9 pertandingan bersama PSM Makassar. Dari jumlah tersebut, tim hanya meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
Lima kekalahan secara beruntun dalam lima laga terakhir merupakan catatan negatif yang menghentikan momentum positif awal kepelatihannya, yang sempat membawa PSM meraih tiga kemenangan beruntun.
Posisi di Klasemen dan Ancaman Degradasi
Kekalahan beruntun ini berdampak signifikan pada posisi PSM Makassar. Berdasarkan data klasemen sementara, tim yang dijuluki Juku Eja itu terpaku di peringkat ke-12 dengan koleksi 19 poin.
Posisi ini dianggap rawan karena selisihnya hanya 7 poin dari zona degradasi, mengindikasikan perlunya perbaikan segera untuk menjamin keselamatan kompetisi.
Respons Pelatih Tomas Trucha
Dalam konferensi pers usai kekalahan dari Persijap, Tomas Trucha mengakui performa timnya sedang tidak baik. Ia mengutip faktor kesulitan pertandingan dan kurangnya keberuntungan sebagai bagian dari penyebab kekalahan.
"Hasil ini memang tidak bagus buat kami. Tapi seperti yang saya katakan, selalu ada pertandingan berikutnya," ujar pelatih asal Ceko tersebut, seperti dikutip dari konferensi pers.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































