Arif Wicaksono
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat politik, ekonomi, dan sosial, Arif Wicaksono bicara soal masa kepimpinan mantan Presiden Joko Widodo.
Dalam dua periode masa kepemimpinannya itu, Arif Wicaksono menyebut Jokowi sebagai sosok yang bisa memanfaatkan semua hal.
Termasuk memanfaatkan dan memperluas kekuasaan selama menjabat.
Walaupun langkah-langkah yang diambil disebut sudah melewati batas kepatutan dan etika.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Arif Wicaksono menyampaikan sorotannya itu.
Ia menyinggung bagaimana kekuasaan dimanfaatkan bukan hanya untuk kepentingan politik
Ada tujuan lain menurutnya termasuk memperkuat posisi keluarga di lingkar kekuasaan.
“Cara Jokowi menambah pundi-pundi harta dan kekuasaan di saat berkuasa benar-benar melanggar kepatutan dan etika berbangsa,” tulisnya dikutip Selasa (27/1/2026).
Dimana, dalam beberapa jabatan strategis terdapat nama-nama keluarga dari Jokowi.
Penempatan anggota keluarga dalam jabatan-jabatan strategis tidak hanya menyasar anak dan menantu, tetapi juga merambah ke lingkar keluarga yang lebih luas.
Mulai dari saudara, sepupu, ipar bahkan sampai keponakannya pun ikut diboyong masuk mendapatkan tempat yang strategis.
“Sampai keponakan pun diboyongnya mengisi posisi-posisi strategis di BUMN,” tuturnya.
Dari barisan keluarga sang mantan Presiden ketujuh itu tidak hanya keluarga saja.
Belum termasuk juga beberapa nama titipan-titipan yang belum terungkap ke publik.
“Ini belum termasuk titipan-titipan lainnya yang publik belum tahu 👀,” sebutnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































