Rusdi Masse Resmi berseragam PSI pada Rakernas PSI di Makassar, Kamis 29 Januari 2026
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Hijrahnya Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu, ke PSI menyisakan pertanyaan besar bagi publik.
Pasalnya, RMS, akronim namanya, juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Sebuah pencapaian yang tidak semua orang bisa raih.
Hanya saja, bagi RMS menanggalkan semua jabatan demi PSI merupakan sesuatu yang tepat bagi langkah politiknya.
Seperti diketahui, RMS secara resmi diperkenalkan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, pada Rakernas di Hotel Claro Makassar 30 Januari 2026 kemarin.
Setelah resmi mengenakan jaket kebesaran PSI, spekulasi mulai muncul. Bahkan tidak sedikit yang menuding RMS sedang mencari tempat aman untuk berlindung.
Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Pidana UIN Alauddin Makassar, Dr. Rahman Syamsuddin menyebut bahwa spekulasi yang ada merupakan hal yang biasa.
"Mengaitkan langkah politik RMS bergabung dengan PSI sebagai upaya mencari titik aman tentu merupakan hal yang lumrah dalam dinamika demokrasi kita," ujar Rahman kepada fajar.co.id, Senin (2/2/2026).
Dikatakan Rahman, pada sisi lain pemerintahan Prabowo Subianto memiliki kesempatan berharga menunjukkan integritas.
"Prabowo bisa menunjukkan bahwa integritas hukum tetap berdiri tegak di atas segala kepentingan politik," sebutnya.
Sebagai partai utama, kata Rahman, elite Gerindra di DPR diharapkan dapat terus memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi para penegak hukum.
"Agar dapat bekerja secara profesional dan transparan, sehingga tidak ada kesan bahwa afiliasi politik dapat memengaruhi jalannya keadilan," tegas Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar ini.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































