Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan pada Rakernas PSI 2026 di Makassar. Foto: Muhsin/fajar
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) alias bapak J memberikan wejangan politik di hadapan ribuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Claro Makassar, Sabtu (31/1/2026).
Dalam arahannya, Jokowi menyebut PSI kini telah bertransformasi menjadi partai yang semakin terbuka dan inklusif. Ia bahkan menyebut PSI sebagai partai super Tbk.
“PSI sekarang ini telah menjadi partai super Tbk. PSI sekarang semakin terbuka, semakin inklusif,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan kader.
Dikatakan Presiden dua periode ini, keterbukaan PSI akan mendorong semakin banyak tokoh untuk bergabung, baik dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten, hingga kota.
Ayah dari Ketum PSI, Kaesang Pangarep ini meyakini jumlah kader akan terus bertambah ke depan.
“Yang akan bergabung baik tokoh nasional, provinsi, kabupaten dan kota akan lebih banyak lagi,” tegasnya.
Namun, Jokowi mengingatkan bahwa bertambahnya anggota juga berarti meningkatnya keragaman di internal partai.
Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memunculkan lebih banyak perbedaan.
“Semakin banyak yang bergabung, artinya kita akan semakin beragam. Artinya lagi akan semakin banyak perbedaan,” ucap Jokowi.
Ia menegaskan perbedaan tersebut bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari selera, keinginan, hingga kepentingan.
Karena itu, Jokowi mengingatkan seluruh kader PSI untuk berhati-hati dan mampu mengelola perbedaan dengan baik.
“Oleh sebab itu, butuh toleransi. Kita butuh satu visi, menjaga kerukunan, kesolidan, persatuan di antara kita,” imbuhnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































