Komjen Muhammad Iqbal
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Nama eks Kapolres Surabaya, Komjen Muhammad Iqbal kembali mencuat di dunia maya. Usai rekam jejaknya memberi penghargaan kepada penembak mati maling di Surabaya.
Peristiwa itu kembali mencuat seiring ramainya kasus Hogi Minaya di Sleman. Hogi ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Sleman setelah mengejar pelaku jambret istrinya hingga kecelakaan dan meninggal dunia.
Saat itu, Sabtu 26 April 2025, istri Hogi dijambret oleh dua orang pelaku. Dia lalu mengejarnya menggunakan mobil.
Mereka kejar-kejaran, hingga akhirnya tejadi kecelakaan. Dua jambret berinisial RDA dan RS kemudian meninggal. Hogi Minaya lantas ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sleman yang kemudian memantik kemarahan publik. Kapolre Sleman dan Kasat Lantas pun akhirnya harus menerima kenyataan. Dicopot dari jabatannya.
Kasus itu ramai dibandingkan dengan peristiwa di Surabaya 2017 silam. Saat itu, Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo, Perwira Staf Opsnal Seskopaska Pusdiksus Kodiklatal menembak mati dua maling motor di rumahnya.
Alih-alih ditetapkan tersangka, Tanggul diberikan penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kapolrestabes Surabaya kala itu, Kombes Pol Muhammad Iqbal.
Penghargaan tersebut tentu saja cukup beralasan. Pasalnya, maling yang ditembak mati oleh Tunggul Waluyo disebut-sebut sebagai pelaku kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat setempat.
Siapa Muhammad Iqbal?
Muhammad Iqbal kini berpangkat Komisaris Jenderal alias Komjen. Karirnya mentereng sebagai polisi, yang pada 2017 masih berpangkat Komisaris Besar alias Kombes.
Oleh: Hamsah umar Penulis/Redaktur
Mulai menulis di portal fajar.co.id sejak tahun 2019.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































