MBG Jalan Terus saat Puasa, Gus Hilmi: Jangan Semua Dipaksakan

1 day ago 12
Pendakwah kondang, Gus Hilmi Firdausi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi, bicara mengenai rencana penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan.

Ia mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut, khususnya bagi umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Dikatakan Gus Hilmi, penyaluran MBG dalam bentuk makanan kering bagi penerima Muslim justru menimbulkan persoalan baru.

Baginya, Ramadan dan Idulfitri sejatinya merupakan momentum berbagi, di mana bantuan makanan relatif mudah dijumpai di berbagai tempat.

“Andai MBG mau break dulu selama 30 hari puasa plus 7 hingga 14 hari libur lebaran dikalikan 1,2 T,” ujar Gus Hilmi di X @hilmi28 (2/2/2026).

Ia menyebut, anggaran yang sementara tidak digunakan itu dapat dialihkan untuk program lain yang dinilai lebih mendesak dan menyentuh kebutuhan masyarakat luas.

“Dananya bisa untuk program-program yang lain. Yang pasti sangat membutuhkan,” lanjutnya.

Gus Hilmi juga menekankan bahwa tradisi berbagi selama Ramadan sudah mengakar kuat di tengah masyarakat Indonesia.

Karena itu, putra dari KH Amin Affandi ini menegaskan bahwa penyaluran makanan gratis bukanlah persoalan utama di bulan suci.

“Karena di negeri ini, puasa dan lebaran adalah bulan berbagi. Makanan gratis dapat dengan mudah dijumpai di mana-mana selama Ramadhan,” ucapnya.

Lebih jauh, ia mempertanyakan konsep makanan kering bergizi yang direncanakan untuk dibagikan kepada penerima MBG yang berpuasa. Gus Hilmi menilai, kebijakan tersebut terkesan dipaksakan demi menjaga program tetap berjalan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |