IRGC Ungkap 10 Badan Intelijen Asing Rancang Kerusuhan

1 week ago 13
Situasi kerusuhan yang sempat terjadi di Iran -- AFP

FAJAR.CO.ID, TEHRAN – Organisasi Intelijen IRGC mengungkap demo yang berujung kekerasan yang dilakukan sel teroris di Iran diatur oleh struktur komando gabungan yang dibentuk oleh 10 badan intelijen asing.

Kendati dikerahkan dan dipandu 10 badan intelijen asing, Iran menegaskan bahwa para agen yang menjadi bagian dari plot Amerika Serikat dan Israel itu telah dikalahkan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan tentang perkembangan yang dikenal sebagai pemberontakan Amerika-Zionis Januari 2026, Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam menjelaskan bahwa insiden teroris tersebut dirancang sebagai kelanjutan dari perang 12 hari Juni 2025 dan dilakukan secara tergesa-gesa di bawah dampak kegagalan strategis musuh.

Menurut pernyataan tersebut, sebagian dari rencana AS-Zionis yang lebih luas — yang pada akhirnya gagal karena kesiapan badan keamanan dan penegak hukum Iran dan kewaspadaan rakyat — melibatkan pembentukan ruang komando musuh yang terdiri dari 10 badan intelijen asing dan bersaing segera setelah perang 12 hari, yang bertugas melakukan operasi teroris di dalam Iran.

Organisasi Intelijen IRGC menyatakan bahwa dokumen dan intelijen yang diperoleh dari ruang komando tersebut menunjukkan bahwa operasi musuh dibangun di atas tiga pilar: memicu kerusuhan internal, membuka jalan bagi intervensi militer, dan mengaktifkan gerakan militan berbasis kelompok, semuanya bertujuan untuk menciptakan momen ancaman eksistensial terhadap Iran.

Berdasarkan penilaian ini, pernyataan tersebut mengatakan, Organisasi Intelijen IRGC meluncurkan tindakan penanggulangan kognitif dan serangkaian operasi intelijen untuk mencegah dan mengelola skala, kedalaman, dan intensitas potensi ancaman dan kerusuhan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |