Ijazah Jokowi yang diunggah Dian Sandi dan ijazah alumni Fakultas Kehutanan UGM yang lulus tahun 1985.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial, Bachrum Achmadi, menyentil pernyataan Jubir PSI, Dian Sandi Utama, yang dinilai ngotot membela ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi, meskipun terdapat perbedaan dengan ijazah mahasiswa lain di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun dan fakultas yang sama.
Ia menanggapi klaim Dian Sandi yang menyebut ijazah Jokowi tetap sah dan asli, kendati materai yang digunakan tidak sama dengan ijazah rekan seangkatannya.
Bachrum membeberkan bahwa sejumlah perbedaan yang disebut melekat pada ijazah Jokowi ketika dibandingkan mahasiswa UGM lainnya.
“Material ijazah buat Jokowi beda, kalender akademik beda, jurusan beda, jlh SKS juga beda,” ujar Bachrum di X @bachrum_achmadi (26/1/2026).
Ia kemudian melanjutkan dengan nada satire yang mempertanyakan logika di balik pembenaran tersebut.
“Pokoknya khusus buat Jokowi beda, walopun beda tetap sah dan asli,” sindirnya, sarkas.
Bachrum bahkan secara langsung menyebut nama Dian Sandi, seolah meminta konfirmasi atas pernyataan tersebut.
“Bener kan Dian Sandi?,” tandasnya.
Sebelumnya, Dian Sandi Utama, kembali mengklaim bahwa ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Jokowi, tetap sah meskipun terdapat perbedaan penggunaan materai dibandingkan dengan sejumlah rekan seangkatannya.
Dian mengklaim perbedaan administrasi tersebut tidak bisa serta-merta dijadikan dasar untuk meragukan keabsahan dokumen akademik Jokowi.
Menurutnya, praktik administrasi kampus pada masa lalu memiliki fleksibilitas yang berbeda dengan standar saat ini.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































