Gelombang Keracunan Massal MBG Sepanjang Januari 2026 Nyaris Tembus 2.000 Orang

3 days ago 19
Anggota TNI mengevakuasi siswa yang diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026). (Foto: ANTARA)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Januari 2026 menjadi bulan kelam bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam rentang waktu satu bulan itu, ribuan orang, mayoritas pelajar, dilaporkan menjadi korban keracunan usai mengonsumsi makanan dari program pemerintah tersebut.

Data yang dihimpun fajar.co.id dari berbagai sumber bahkan menyebut angka korban mendekati 1.929 orang sepanjang 30 hari di Januari.

Gelombang kasus ini menyebar di berbagai wilayah. Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi, Banten, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat semuanya terdampak.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat, hanya dalam dua pekan pertama bulan ini saja, sudah ada 1.242 orang yang disebut menjadi korban keracunan MBG.

Kudus dan Manggarai Barat: Dua Episode Terkini

Insiden terbaru terjadi di ujung bulan. Di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, setidaknya 132 pelajar keracunan pada Jumat, 30 Januari. Pejabat setempat telah mengonfirmasi kejadian ini.

Namun begitu, episode yang cukup menyita perhatian terjadi dua hari sebelumnya di Jawa Tengah. Sebanyak 118 siswa SMA Negeri 2 Kudus mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG yang dibagikan Rabu (28/1). Kondisi puluhan korban cukup serius. Dari total itu, 46 pelajar harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari Kudus, Nasihul Umam, menyampaikan permintaan maaf. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut dan akan bertanggung jawab," ucapnya dengan nada menyesal.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |