Disebut Lampaui Batas, Arif Wicaksono Bongkar Cara Jokowi Manfaatkan Kekuasaan untuk Kepentingan Keluarganya

1 week ago 20
Jokowi. (INT)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat politik, ekonomi, dan sosial, Arif Wicaksono, bicara mengenai cara Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, dalam memanfaatkan dan memperluas kekuasaan selama menjabat.

Dikatakan Arif, langkah-langkah yang ditempuh Jokowi dianggap telah melampaui batas kepatutan dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menyinggung bagaimana kekuasaan dimanfaatkan bukan hanya untuk kepentingan politik, tetapi juga untuk memperkuat posisi keluarga di lingkar kekuasaan.

“Cara Jokowi menambah pundi-pundi harta dan kekuasaan di saat berkuasa benar-benar melanggar kepatutan dan etika berbangsa,” ujar Arif di media sosial X, @arifbalikpapan1, Senin (26/1/2026).

Ia mengungkapkan, penempatan anggota keluarga dalam jabatan-jabatan strategis tidak hanya menyasar anak dan menantu, tetapi juga merambah ke lingkar keluarga yang lebih luas.

Bahkan, kata dia, keponakan turut diboyong untuk mengisi posisi penting, termasuk di badan usaha milik negara (BUMN).

“Sampai keponakan pun diboyongnya mengisi posisi-posisi strategis di BUMN,” sebutnya.

Arif juga menegaskan, publik patut waspada karena apa yang terlihat saat ini diyakini belum sepenuhnya terungkap.

Ia menyebut masih ada berbagai titipan lain yang belum diketahui masyarakat luas.

“Ini belum termasuk titipan-titipan lainnya yang publik belum tahu,” Arif menuturkan.

Tidak berhenti di situ, Arif menyindir pola kekuasaan yang menurutnya dibangun atas dasar hubungan darah dan kekerabatan.

Ia menuturkan bahwa praktik tersebut mencederai prinsip meritokrasi dan keadilan dalam tata kelola negara.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |