Dino Patti Djalal Kritik Indonesia Gabung Board of Peace: Jangan Sampai Dianggap Anak Buah Trump

1 week ago 22
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Diplomat senior dan eks Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia 2014, Dino Patti Djalal menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ia mengingatkan agar Indonesia tidak terperosok ke posisi subordinat atau sekadar menjadi pengikut agenda sepihak dalam forum internasional tersebut, melainkan tetap tampil dengan sikap mandiri dan berdaulat.

Melalui akun X pribadinya pada Jumat (23/1), pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat itu angkat suara menanggapi penjelasan Menteri Luar Negeri, Sugiono terkait Dewan Perdamaian, yang dinilainya masih terlalu abstrak dan belum memberikan gambaran jelas.

“Terima kasih atas penjelasan Menlu RI mengenai Dewan Perdamaian, namun saya melihat penjelasannya terlalu abstrak dan normatif terhadap persoalan yang kontroversial, sangat rumit, dan pastinya penuh ranjau,” tulis Dino.

Ada sejumlah pertanyaan yang diungkapkan Dino kepada Menlu Sugiono melalui platform X, salah satunya terkait potensi dominasi Donald Trump dalam proses pengambilan keputusan Dewan Perdamaian.

Dino mengkhawatirkan adanya ketimpangan kekuasaan dalam Dewan Perdamaian, di mana para anggota bisa saja terkesan hanya mengikuti arahan Donald Trump yang dikenal kerap mengambil keputusan secara tidak lazim.

“Bagaimana agar anggota Dewan tidak diposisikan sebagai ‘anak buah’ Trump yang dikenal sering berpikiran tidak lazim,” tulisnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |