BPBD Sulsel Siagakan Posko dan Lokasi Pengungsian Jelang Cuaca Ekstrem

1 day ago 17
Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — BPBD Sulsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Menyikapi Peringatan Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berpotensi banjir dan longsor untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan pada 2-4 Februari 2026.

Menyikapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel menyatakan telah mengaktifkan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan.

Peringatan yang disampaikan melalui akun Instagram @bmkgsulsel tersebut berupa <strong>Informasi Prediksi Berbasis Dampak (IBF). Berdasarkan prediksi tersebut, sejumlah kabupaten/kota masuk dalam kategori waspada dengan tingkat keparahan dampak diperkirakan 25-50%.

Wilayah yang diprediksi berisiko terdampak banjir meliputi:

  • 2 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar.
  • 3 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, Luwu Timur, Luwu Utara.
  • 4 Februari 2026: Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, Luwu Utara.

BMKG memprakirakan potensi banjir bersifat lokal dengan genangan rendah (0-0,2 meter) dan cenderung cepat surut. Sementara untuk risiko tanah longsor, pantauan BMKG menunjukkan kemungkinan yang masih rendah.

Kepala BPBD Provinsi Sulsel, Dr. Amson Padolo, menegaskan kesiapsiagaan pemda.

“Sebagaimana yang selalu kami sampaikan, sejak memasuki musim penghujan di awal Oktober yang lalu, segenap BPBD baik provinsi maupun kabupaten/kota sudah melakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan,” ujarnya kepada FAJAR.CO.ID, Senin (2/2/2026).

Langkah konkret yang telah diambil antara lain membentuk tim kesiapsiagaan, mengaktifkan posko-posko bencana, dan mempersiapkan lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi rawan di daerah tertentu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |