Heru Subagia
Oleh: Heru Subagia
(Pengamat Politik, Alumni Fisipol UGM)
Publik tiba-tiba dihebohkan dengan pertemuan rahasia Presiden dan "kelompok Oposisi". Konon disebutkan pertemuan rahasia Prabowo dengan Geng Said Didu. Saking rahasianya tempat pun tidak dipublikasikan dan juga siapa saja yang ikut nimbrung tidak boleh difoto atau dipublikasikan.
Anehnya, gilingan Said Didu mengklaim mewakili oposisi dan parahnya pihak yang ditunjuk atau sasaran adalah rezim saat ini, parcok, parjo dan gengs Solo. Menurut pengakuannya, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan tokoh-tokoh yang dilabeli mengambil sikap oposisi terhadap pemerintah (oposisi).
Diakui Oleh Said Didu pertemuan yang digelar di Jalan Kertanegara pada Jumat (30/1/2026), Prabowo mempresentasikan sendiri terkait berbagai kebijakan strategis untuk percepatan perbaikan bangsa. Berbagai pihaknya menyebutkan jika Gerombolan oposisi tersebut mendapatkan undangan khusus dari Istana paska mereka sebelumnya berkumpul membahas sejumlah isu kekinian.
Memperjuangkan Kelompok Siapa?
Apa kata dunia persilatan politik ketika melihat tonton oposisi satu meja dengan penguasa? Ketika Said Didu menunjukkan sikap frontal ke rejim saat ini justru sadar atau tidak sadar Mereka justru bermain api sendiri.
Bukan menuduh, setidaknya adanya ketidakberesan dalam skenario besar. Bisa jadi, operasi kontra intelijen sedang dipersiapkan secara detail oleh Prabowo Subianto menekankan atau mempersempit gerakan lawan politiknya. Said Didu adalah proxy empuk bagian perang asimetris.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































