Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kritik terhadap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terus bergulir. Setelah sebelumnya disuarakan Rizal Fadillah, kali ini giliran Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais.
Amien Rais bahkan secara terbuka menyeret nama Presiden ke-7 RI, Jokowi dalam pusaran dugaan perbuatan terlarang itu.
Amien Rais mengaku baru saja menerima kunjungan sahabat lamanya, Ahmad Bahar, di kediamannya di Yogyakarta.
Dalam pertemuan itu, Ahmad Bahar membawa sebuah buku setebal 229 halaman berjudul Raport Merah Sang Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Ahmad Bahar membawa buku setebal 229 halaman, berjudul ini. Raport Merah Sang Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ujar Amien dikutip fajar.co.id, Senin (2/2/2026).
Yang menarik perhatian Amien, kata dia, justru tampilan sampul buku tersebut.
Bukan potret Kapolri yang terpampang, melainkan foto Presiden ke-7, Jokowi, mengenakan seragam polisi dengan empat bintang di pundaknya.
“Yang juga menarik gambar sampul depan, bukan gambar Listyo, tetapi gambar atau fotonya Jokowi. Memakai seragam polisi dengan empat bintang di pundaknya,” ungkapnya.
Lanjut Amien Rais, pesan dari gambar tersebut sangat jelas. Ia menilai Jokowi memiliki peran besar dalam kondisi Polri saat ini.
“Gambar ini memberi pesan bahwa sesungguhnya yang menghancurkan Polri adalah Jokowi alias Mulyono sendiri yang berhasil mendikte Listyo 100 persen,” tegasnya.
Gaya Hedonisme Polri
Amien kemudian mengungkap isi buku yang ditulis Ahmad Bahar. Dalam buku itu, disebutkan adanya perubahan gaya hidup di kalangan perwira tinggi Polri yang dinilai semakin menjauh dari nilai kesederhanaan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































