Ali Khamenei Beri Peringatan Tegas Donald Trump, Pergerakan Militer AS dalam Pengawasan Penuh

2 days ago 17
Pemimpin Republik Islam Iran, Sayyed Ali Khamenei - AFP

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Sayyed Ali Khamenei menekankan pentingnya menahan diri di samping kekuatan. Dia menegaskan, Iran mengedepankan pencapaian stabilitas kawasan, namun sepenuhnya siap untuk mempertahankan kedaulatannya terhadap tekanan eksternal.

Sayyed Ali Khamenei telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melakukan perang terhadap Teheran. Pasalnya, perang semacam itu akan meningkat menjadi perang regional.

Berbicara kepada masyarakat, Sayyed Khamenei mengatakan Iran tidak menginginkan perang dan tidak akan menyerang negara mana pun, tetapi menekankan bahwa rakyat Iran akan membalas dengan tegas terhadap siapa pun yang melakukan agresi terhadap mereka.

Ia menambahkan bahwa pembicaraan tentang perang dan mobilisasi militer terhadap Iran bukanlah hal baru, merujuk pada contoh-contoh historis di mana negara tersebut menghadapi tekanan serupa. Ia menggambarkan konfrontasi dengan Amerika Serikat dengan sederhana: "Washington ingin menelan Iran, tetapi rakyat Iran yang berani dan Republik Islam berdiri teguh di jalannya," tandasnya dilansir Almayadeen, Minggu (1/2/2026).

Menanggapi ancaman dan klaim berulang Presiden AS, Donald Trump bahwa semua opsi ada di meja, termasuk pengerahan kapal perang ke wilayah tersebut, Sayyed Khamenei mengatakan langkah-langkah tersebut tidak mengintimidasi rakyat Iran. Dia menegaskan bahwa rakyat tidak takut akan ancaman ini.

Mengenai kerusuhan bersenjata baru-baru ini di negara itu, pemimpin Iran tersebut menggambarkannya sebagai kudeta militer yang menargetkan lembaga-lembaga pemerintah utama. Ia mengatakan para perusuh bersenjata menargetkan kantor polisi, gedung-gedung pemerintah, fasilitas IRGC, bank, dan masjid, bahkan membakar salinan Al-Quran.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |