Ribuan kapal menumpuk di Muara Angke.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pelabuhan Perikanan Muara Angke di Penjaringan, Jakarta Utara, kini nyaris tak bisa dikenali. Permukaannya dipenuhi oleh tumpukan ribuan kapal nelayan yang berjejal, sebuah pemandangan yang justru membuat aktivitas melaut terhambat total. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan mulai memicu kekhawatiran serius di kalangan warga.
Video Viral dan Keluhan Masyarakat
Sebuah video yang diunggah akun Instagram @vlogwargajkt memperlihatkan kekacauan itu. Sekitar 2.500 kapal terlihat bertumpuk tak beraturan, memenuhi setiap jengkal kolam labuh. James Willing, salah satu tokoh masyarakat nelayan setempat, mengaku pihaknya sudah berulang kali menyuarakan masalah ini. Sayangnya, keluhan mereka seolah tak digubris.
"Keluhan kami itu sebenarnya sih simpel, tapi ya enggak pernah didengarkan," ujarnya dengan nada kesal, dikutip pada Sabtu (31/1/2026).
"Padahal sudah dari bulan-bulan kemarin kita memberitahukan kepada pengelola bahwa kapal begitu banyak, tolonglah jangan sampai diabaikan," keluhnya.
Ancaman di Balik Tumpukan Kapal
Masalahnya bukan cuma soal penghidupan yang mandek. James juga punya kekhawatiran lain yang lebih mencemaskan: risiko kebakaran. Penumpukan kapal kayu yang begitu padat, ditambah dengan bahan bakar dan kabel listrik yang mungkin tidak terawat, adalah bensin yang siap menyulut musibah. Ia mengingatkan peristiwa kebakaran yang pernah terjadi di Muara Baru.
"Kemarin saja ada dari Muara Baru kebakaran apalagi kalau (kapal) tumpuk banyak," ungkapnya.
"Total keseluruhan di Muara Angke ini 2.500 kapal keseluruhannya. Kalau terjadi apa-apa ini mau lari ke mana?" tanya dia.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































