Megawati Soekarnoputri bersama Puan Maharani menghadiri syukuran HUT ke-100 Meriyati Roeslani, istri dari Kapolri legendaris, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso. (Istimewa).
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng, meninggal dunia pada usia 100 tahun. Meri Hoegeng mengembuskan napas terakhir di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (3/2).
Meninggalnya Meriyati Roeslani menyisakan duka cita mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh jajaran kepolisian. Atas kabar duka itu, Mabes Polri turut menyampaikan duka cita.
”Kami keluarga besar Polri turut berbelasungkawa yang mendalam. Semoga (almarhumah) khusnul khotimah,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Edison Isir.
Berdasar informasi yang disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru, Meryati meninggal dunia karena sakit. Perempuan berusia 100 tahun itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada pukul 13.24 WIB.
”Berita Duka Cita. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Telah Meninggal Dunia Ibu Meryati pada hari Selasa, 3 februari 2026, pukul 13.24 WIB dikarenakan sakit,” kata dia saat dikonfirmasi oleh awak media.
Dimakamkan di TPBU Giri Tama Bogor
Rencananya pihak keluarga akan memakamkan Meryati di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Rabu siang (4/2). Persisnya setelah ibadah salat Zuhur.
TPBU Giri Tama merupakan tempat peristirahatan terakhir Jenderal Hoegeng. Setiap tahunnya, jajaran pimpinan Polri melaksanakan ziarah ke makam salah seorang tokoh kepolisian Indonesia tersebut.
Meriyati yang lahir pada 23 Juni 1925 merupakan istri Jenderal Hoegeng. Keduanya menikah di Yogyakarta pada 31 Oktober 1946. Meriyati yang kerap dipanggil Eyang Merry menjadi ibu bagi seluruh insan Bhayangkara.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































