Dokumen Ungkap Upaya Jeffrey Epstein Dekati Putin Selama Bertahun-tahun

3 hours ago 9
Presiden Rusia Vladimir Putin saat berada dalam mobil dinasnya (Twitter : @Terror_alarm)

Fajar.co.id, New York -- Jeffrey Epstein, terpidana kasus kejahatan seksual, ternyata berulang kali berusaha bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Fakta ini terungkap dari dokumen yang baru saja dirilis Departemen Kehakiman AS, Jumat (30/1/2026).

Upaya pendekatan itu berlangsung bertahun-tahun, bahkan setelah Epstein divonis atas kejahatan seksual terhadap anak. Namun, hingga kini sama sekali belum ada bukti yang menunjukkan pertemuan mereka benar-benar terjadi.

Jaringan dan Email: Jejak Upaya Tak Langsung

Arsip yang dipublikasikan itu membeberkan, Epstein aktif memanfaatkan jaringan kenalannya untuk mendapat akses ke Putin. Banyak penyebutan soal ini bersifat tidak langsung, muncul dalam buletin media yang dikirim ke emailnya.

Namun, beberapa email lain menunjukkan usaha yang lebih konkret. Rentang waktunya cukup panjang, setidaknya dari 2013 hingga 2018—hanya setahun sebelum kematiannya di penjara.

Meski begitu, tak ada satu pun catatan resmi yang mencatat kedua pria itu pernah duduk bersama. Upaya Epstein, sejauh ini, tampak seperti upaya dari jauh.

Percakapan dengan Jagland: Pintu Menuju Kremlin?

Salah satu pintu yang coba dibuka Epstein adalah melalui Thorbjørn Jagland, mantan Perdana Menteri Norwegia dan ketua Komite Nobel. Dalam sebuah email 2015, Epstein menyusun skrip yang ingin disampaikan Jagland kepada Putin.

“Bolehkah saya mengatakan ini [kepada Putin]: Saya tahu Anda ingin menarik investasi asing untuk mendiversifikasi ekonomi Rusia [...] Saya punya teman yang dapat membantu Anda mengambil langkah-langkah yang diperlukan (dan kemudian memperkenalkan Anda) dan bertanya apakah dia tertarik untuk bertemu dengan Anda,” tulisnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |