Anies dan 3 orang pria diduga intel. (Foto Instagram @lambe_anies)
FAJAR.CO.ID, KARANGANYAR -- Sejak akhir pekan lalu, media sosial dihebohkan oleh video yang menunjukkan Anies Baswedan mendapati tiga pria yang diduga intel.
Klip singkat itu memicu spekulasi bahwa mantan Gubernur DKI itu sedang dibuntuti. Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Kodam IV/Diponegoro akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Kolonel Andy Soelistyo, Kepala Penerangan Kodam, membenarkan bahwa pertemuan itu memang terjadi. Namun begitu, ia dengan tegas membantah narasi bahwa ketiga pria itu adalah intel yang dikirim untuk memata-matai Anies. "Kejadian setelah salat Jumat kemarin 30 Januari 2026," kata Andy kepada wartawan, dikutip dari Viva.
Menurut penjelasannya, pertemuan di Warung Soto Mbok Giyem, Karanganyar, itu murni kebetulan. Anies sedang makan siang usai meresmikan Jembatan Titian Persatuan di daerah itu, sementara tiga pria yang dimaksud kebetulan juga berada di lokasi yang sama.
"Bahwa untuk berita adanya orang yang diduga Intel berfoto bersama bapak Anis Baswedan adalah tidak benar," lanjutnya tegas.
Andy mengklaim, TNI tidak punya agenda khusus untuk membuntuti Anies. Bahkan, status ketiga pria itu pun bukan prajurit aktif.
"Tadi penyampaian dari Kodim mereka (itu) mitra," ujarnya, merujuk pada hubungan kemitraan dengan pihak sipil.
Momen Kaget yang Berakhir dengan Senyum
Video yang beredar itu sendiri cukup dramatis. Tampak Anies mendekati tiga pria yang duduk di warung. Ekspresi mereka terlihat kaget, bahkan agak grogi, saat disapa langsung oleh Anies.
Alih-alih konfrontasi, situasi itu justru berakhir dengan kehangatan. Mereka pun berfoto bersama, mengubah ketegangan awal menjadi momen yang cair.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































