Cinta Tidak Direstui, Polisi Jelaskan Latar Belakang Meninggalnya Bripda MF

1 hour ago 4
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAMUJU -- Polresta Mamuju mengungkap kronologi meninggalnya anggota Polda Sulbar, Bripda MF (25), yang ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah kebun di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika Bripda MF mengajak sepupunya, Haerul, serta seorang temannya bernama Awal, ke rumah kebun untuk menenangkan diri sambil berkaraoke.

“Pada pukul 23.00 Wita, Haerul pulang karena ditelepon oleh istrinya. Sementara Awal dan korban masih melanjutkan karaoke bersama,” ujar Herman dikutip fajar.co.id, Rabu (4/2/2026).

Tidak lama setelah itu, korban menerima panggilan telepon dari kekasihnya. Percakapan tersebut terdengar oleh Awal yang saat itu berada bersama korban.

“Jadi saksi Awal ini mendengar dan paling mendasar yang didengar, korban ke mantan pacarnya itu, bahwa kalau tidak bisa dipersatukan apalah gunanya saya hidup di dunia ini," ungkap Herman.

Bripda MF Ditemukan Tewas Tergantung

Hingga keesokan paginya, Awal mencari keberadaan Bripda MF di sekitar rumah kebun.

Hanya saja, saat masuk ke dalam kamar, ia menemukan korban telah dalam kondisi gantung diri.

“Saksi Awal kemudian memberitahukan ayah korban dan langsung pergi ke rumah kebun,” Herman menuturkan.

Ia menambahkan, orang tua korban kemudian datang ke lokasi tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Orang tua korban tanpa koordinasi dengan petugas langsung menggendong korban dan memutus tali yang digunakan korban gantung diri, kemudian di bawa ke rumah,” tambahnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |