Kapolri Sebut Polri Lebih Ideal Berada di Bawah Presiden

1 week ago 22
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, ANTARA -- Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Polri lebih ideal berada di bawah Presiden.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, Kapolri mengatakan bahwa Polri dihadapkan dengan geografis Indonesia yang begitu luas dan jumlah masyarakat yang banyak.

“Kita memiliki 17.380 pulau dan apabila dibentangkan sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden, luas kita setara dari London sampai Moskow,” katanya.

Dengan posisi seperti itu, menurut Kapolri, akan sangat ideal apabila Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sehingga kepolisian akan lebih maksimal dan lebih fleksibel dalam melaksanakan tugasnya.

Kapolri juga mengatakan bahwa kelembagaan Polri telah melalui berbagai perkembangan.

Polri, kata dia, pernah berada di bawah kementerian, di bawah perdana menteri, dan tergabung dalam ABRI bersama TNI dengan tugas dan pendekatan yang lebih militeristik. Lalu, pascareformasi, Polri terpisah dari TNI.

Menurutnya, pemisahan itu menjadi momentum untuk membangun ulang doktrin, struktur akuntabilitas dan mekanis, serta mempersiapkan diri untuk terus menuju peta jalan menjadi civilian police.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada langsung di bawah presiden merupakan amanat reformasi 1998, sehingga terus mendukung hal tersebut.

Politisi yang akrab disapa Gus Falah itu menyatakan posisi Polri di bawah presiden merupakan bagian dari agenda demokratisasi sektor keamanan nasional.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |