FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Akademi Nilenesia kembali menggelar program pengembangan diri Jumat Bertumbuh (JB) #6 pada Jumat, 27 Maret 2026, dengan tema "Pola Komunikasi Empati untuk Peningkatan Kapasitas Public Speaking."
Kegiatan daring yang berlangsung pukul 19.00–20.00 WIB ini diikuti oleh 44 peserta dari berbagai latar belakang, menandai komitmen Akademi Nilenesia dalam menghadirkan ruang belajar yang relevan dan aplikatif bagi pengembangan kapasitas individu di era modern.
Empati sebagai Kunci Sukses Public Speaking
Dr. Syarifudin, M.Sos.I, akademisi sekaligus praktisi public speaking yang berpengalaman sejak 2008 dan dosen di UIN A. M. Sangadji Ambon, menjadi narasumber utama dalam sesi tersebut. Ia menegaskan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara, melainkan seni membangun koneksi emosional dengan audiens agar pesan tersampaikan dengan efektif.
"Empati menjadi kunci utama agar pesan tidak hanya tersampaikan, tetapi juga dipahami dan diingat," katanya saat menyampaikan materi.
Selain itu, Dr. Syarifudin membahas tantangan umum dalam public speaking, seperti kurangnya kepercayaan diri, komunikasi yang bersifat satu arah, dan minimnya koneksi emosional dengan audiens.
Metode Praktis untuk Meningkatkan Kompetensi
Dalam sesi yang didampingi oleh Zul Azizah S. Timumun sebagai asisten tenaga pelatih, peserta dibekali dengan berbagai pendekatan praktis. Metode PATIH (Pertanyaan, Alasan, Tujuan, Identitas, Harapan), teknik storytelling, dan pemanfaatan bahasa tubuh yang efektif menjadi fokus dalam membangun kemampuan komunikasi yang empatik dan persuasif.


















































