Dampak Perang Iran-AS: Lonjakan Harga BBM Melanda Dunia, Asia dan Negara Berkembang Paling Tertekan

3 weeks ago 30

FAJAR.CO.ID - Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung hampir sebulan terakhir telah memicu kelangkaan minyak dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di hampir seluruh dunia. Gangguan distribusi energi global, terutama di jalur strategis Selat Hormuz, menjadi penyebab utama situasi ini.

Gangguan Jalur Selat Hormuz Pengaruhi Pasokan Energi Global

Selat Hormuz merupakan rute vital bagi pasokan minyak dan gas dari kawasan Teluk ke berbagai negara di dunia. Terhentinya aktivitas di jalur ini menyebabkan terganggunya distribusi minyak yang berdampak langsung pada ketersediaan BBM di banyak negara.

Menurut laporan Al Jazeera, lonjakan harga BBM yang terjadi di berbagai belahan dunia merupakan imbas dari ketidakstabilan pasokan akibat konflik Iran dengan AS dan Israel.

Asia dan Negara Berkembang Menjadi yang Paling Rentan

Data dari Global Petrol Prices menunjukkan kenaikan harga BBM tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan meluas secara global. Asia dan negara berkembang menjadi kawasan yang paling terdampak karena ketergantungan tinggi pada impor energi.

Jepang dan Korea Selatan termasuk negara yang paling rentan menghadapi situasi ini. Jepang mengimpor sekitar 95 persen kebutuhan minyaknya dari kawasan Teluk, sedangkan Korea Selatan sekitar 70 persen.

Di Asia Selatan, tekanan pasokan energi lebih berat dirasakan oleh negara-negara seperti Pakistan dan Bangladesh yang memiliki keterbatasan fiskal dan cadangan energi tipis.

Kantor pemerintahan Pakistan kini hanya beroperasi empat hari dalam sepekan, sekolah-sekolah ditutup, dan kebijakan bekerja dari rumah 50 persen diterapkan untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |